Sabtu, 25 Februari 2012

Pernyataan Sikap Dukungan Atas Terbentuknya PTP. SBGTS-GSBI PT. PANARUB DWIKARYA


Pernyataan Sikap Dukungan
Atas Terbentuknya PTP. SBGTS-GSBI PT. PANARUB DWIKARYA


Salam pembebasan..
Pada hari kamis tanggal 23 Pebruari 2012 kawan-kawan buruh yang bekerja di PT. PANARUB DWIKARYA yang beralamat di Jl. Benoa Raya Komplek Benoa Mas Blok B No. 1 RT. 02/010 Kelurahan Pabuaran Tumpeng Kecamatan Karawaci, Tangerang – Banten 15112, telah mendeklarasikan sebuah organisasi serikat buruh yang bernama PTP. SBGTS-GSBI PT. PANARUB DWIKARYA, hal ini didasari atas keinginan dan cita-cita bersama untuk menciptakan kondisi kerja dan syarat-syarat kerja yang baik dan adil, dimana kondisi kerja dan kesejahteraan yang didapat saat ini oleh kawan-kawan buruh PT. PANARUB DWIKARYA masih jauh dari yang diharapkan, ini juga didasari atas beberapa permasalahan yang terjadi di PT. PANARUB DWIKARYA diantaranya permasalahan upah, dimana UMSK tahun 2012 yang sudah ditetapkan oleh pemerintah belum dijalankan oleh pihak perusahaan, sulitnya mendapakan hak cuti tahunan, pimpinan produksi yang suka berbicara kasar dan arogan kepada anak buahnya. Sementara itu organisasi serikat pekerja yang sudah ada tidak mampu untuk memperjuangkan dan membela hak dan kepentingan anggotanya yang ada di PT. PANARUB DWIKARYA, kondisi ini sudah beberapa tahun dialami buruh di PT. PANARUB DWIKARYA.

Hal lain yang menjadi dasar kawan-kawan PT. PANARUB DWIKARYA adalah bahwa hakekat manusia memiliki hak hidup dan mengembangkan diri yang harus di hormati dan dilindungi oleh aturan dan perundang-undangan yang ada, beberapa peraturan yang melindungi hak-hak buruh untuk membangun organisasi serikat buruh diantaranta adalah;

1.   Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28, Setiap warga negara Indonesia memiliki hak untuk berserikat, berkumpul serta mengeluarkan pendapat dengan lisan maupun tulisan;
2.   Undang-undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia/HAM; Lembaran Negara tahun 1999 No. 165 Tambahan Lembaran Negara No. 3886;
3.   Undang-undang  No. 18 Tahun 1956 tentang rativikasi Konvensi ILO No. 98 Tahun 1949 tentang Penerapan Azas hak untuk berorganisasi dan berunding bersama;
4.   Keputusan Presiden RI No. 83 tahun 1998 tentang pengesahan Konvensi ILO No. 87 tahun 1948 tentang Kebebasan Berserikat  dan Perlindungan hak untuk berorganisasi;
5.   Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;
6.   Undang-undang No. 2 tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial/PPHI;
7.   Undang-Undang No. 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh;
8.   Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi R I No. Kep-16/MEN/2001 tentang Tata Cara Pencatatan Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Dan untuk mencapai cita-cita yang di maksud adalah hak bagi kaum buruh untuk bersatu dalam wadah organisasi yang mampu mengorganisasir dirinya sebagai alat untuk berjuang dalam menciptakan kondisi kerja dan syarat-syarat kerja yang baik dan adil guna mencapai kehidupan yang sejahtera dan demokratis.

Jika kita mau membaca sejarah gerakan buruh Indonesia, ternyata buruh Indonesia mempunyai tradisi yang heroik dan berjiwa perwira patriotik. Kaum buruh Indonesia yang lahir pada akhir abad ke 19 telah menjadi pelopor dan barisan terdepan dalam gerakan kemerdekaan Indonesia, jauh sebelum Republik ini lahir, pada jaman penjajahan kolonial Belanda, jaman penjajahan fasisme Jepang, jaman Revolusi Kemerdekaan 1945, jaman Sukarno dan jaman Suharto, dan hingga dijaman rezim SBY-Budiono saat ini kaum buruh terus menjadi penggerak utama perubahan dalam segi politik dan ekonomi.

Dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna perjuangan, kaum buruh Indonesia wajib berpegang teguh kepada falsafah negara Indonesia yaitu Pancasila dan undang-undang dasar 1945 sehingga tercipta hubungan perburuhan yang berkeadilan dan bermartabat .

Sehingga dengan demikian dapat tercipta ketentraman, kegairahan kerja serta ketenangan usaha untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan kaum buruh sesuai harkat, derajat dan martabat manusia sehingga sadar akan tanggung jawabnya terhadap bangsa dan Negara, demi terwujutnya cita-cita dan perjuangan tersebut sesuai dengan jiwa dan semangat persatuan dan kesatuan.

Kami atas nama PTP. SBGTS-GSBI PT. PANARUB INDUSTRY sangat mendukung dan mengucapkan selamat serta aparesiasi setinggi-tingginya kepada kawan-kawan buruh PT. PANARUB DWIKARYA yang telah mendeklarasikan sebuah organisasi serikat buruh yang bernama PTP. SBGTS-GSBI PT. PANARUB DWIKARYA, tentu ini sebuah langkah maju dari kawan-kawan buruh PT. PANARUB DWIKARYA dengan membangun sebuah alat perjuangan di PT. PANARUB DWIKARYA guna untuk memperjungkan hak-hak dan kepentingan buruh serta menciptakan kondisi kerja yang baik, harmonis, adil dan beradab serta terpenuhinya hak-hak politik dan sosial ekonomi buruh, langkah ini harus kita hormati dan kita dukung bersama.

Dan kami tentunya menyerukan kepada seluruh kawan-kawan buruh PT. PANARUB DWIKARYA, baik yang sudah maupun yang belum terorganisasi untuk bergabung bersama dan mendukung perjuangan PTP. SBGTS-GSBI PT. PANARUB DWIKARYA dengan masuk menjadi anggota dan terlibat aktif dalam setiap proses perjuangan di PT. PANARUB DWIKARYA demi terpenuhinya hak-hak buruh dan terciptanya hubungan industrial yang baik, adil, harmonis dan bermartabat, dan demi cita-cita kita bersama yaitu mencapai kehidupan kaum buruh yang sejahtera yang merdeka penuh yang terbebas dari penindasan dan penghisapan, menuju terciptanya tatanan negara bangsa yang demokratis dan masyarakat sejahtera adil dan makmur.


Salam
PTP. SBGTS-GSBI PT. PANARUB INDUSTRY


AMIN MUSTOLIH
Ketua Umum

Galang Solidaritas, Lawan Penindasan...!!!
Hidup Klas Buruh Indonesia...!!!
Hidup Rakyat Yang Melawan...!!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar